Jutaan potongan kecil plastik berputar-putar di atmosfer bumi dan melintasi seluruh benua, menurut sebuah studi baru. Masalah lingkungan ini kemungkinan akan menjadi jauh lebih buruk dan dapat berdampak serius pada kesehatan manusia, kata para ahli.
Ukuran mikroplastik kurang dari 0,2 inci (5 milimeter), menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Dan penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa partikel mikroskopis ini dapat ditemukan di laut, air kemasan, dan bahkan kotoran kita, tetapi sampai sekarang, bagian atmosfer dari "siklus plastik" ini masih kurang dipahami.
Studi baru mengungkapkan ribuan ton mikroplastik sudah ada di atmosfer, dengan jalan sebagai penyumbang terbesar. Pemodelan komputer juga mengungkapkan bagaimana partikel diangkut dalam jarak yang sangat jauh ke seluruh dunia dan menunjukkan bahwa tidak ada tempat yang aman dari polusi.
"Menghirup partikel apa pun dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang negatif," kata Brahney. "Tapi saat ini, kami tidak tahu apakah plastik lebih atau kurang berbahaya dibandingkan aerosol alami lainnya."
Studi ini dipublikasikan secara online 12 April di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Komentar
Posting Komentar